Skip to main content

HAPPY BIRTHDAY !!!



Tulisan kali ini saya dedikasikan untuk teman, sahabat, dan adik saya yang berulang tahun. Tampangnya, boleh menipu. Tapi identitas KTP tidak bisa menipu. Yak, begini ceritanya. Diawali setelah lebaran, eeeehh sebelumnya, diakhir bulan Agustus, gw jalan sama dia. Awalnya gw mau lupain tanggal lahir dia. Maksud hati biar doi sebel gitu. Taunyah, doi malah ngumbar kapan dia ulang tahun. Sebel dah.

Sampai di Solo, gw sama Ami pengen banget nih ngerjain dia. Setelah berpikir, membuat dia sebal adalah hal yang tepat. Diawali dengan Ami yang minta di telpon dia dengan alasan mau curhat. Padahal mah mau pamer abis jalan-jalan, makan enak, dan belanja. Takjubnya adalah, dia percaya dan sepertinya jadi sebel karena gak diajak kita. Padahal yah, ceritanya mah boong. Gw sama Ami malah bingung mau kasih kado apa karena yang lagi dia pengen harus melekat di tubuhnya sedangkan kita gak tau ukuran dia. Udahlah ya kita kasih tas aja.

Hari berikutnya, gw minta makan di restoran di daerah Manahan. Tetaplah kudu kita bikin sebel. Sayangnya, ada Doni, jadi kurang hot aje ngerjain dia. Pas dia anter gw pulang, dia tanya, "Mbak, kenapa sih? Lo ama Ami aneh deh."
Gw menanggapi dengan alasan obrolan cewek yang gak boleh diketahui dia. Ahahahahaha boong bangetlaaaahh....

Besoknya, gw sama Ami nyiapin kadonya. Bungkusan mah gak penting! Yang penting niatnya (baca: ngerjain dia). Hadiah gak kita bungkus, tapi cuma di masukin ke dalem kardus terus ditaburi sobekan koran. Dijamin deg degan dah pas ngorek-ngoreknya.
Setelah siap, masih sempetlah kita kerjain biar makin sebel. Pertama-tama dimulai dengan sms ajak makan. Lambat laun menjadi aneh dengan merepotkan dia seperti minta dijemput di FE. Sesuai dugaan, dia lama dan gw pun berdalih udah ditempat Ami lewat pintu teknik. Padahal emang dari tadi udah disana. Naaahh, sepanjang perjalanan dia, Ami mulai menelpon dengan private number. Dijaminlah pasti agak gondok dia. Tiba-tiba dia telpon.
"Lo dimana mbak?"
"Ditempat Ami. Lo kelamaan sih. Gw jalan aja sama Nandhya"
Kasian juga si Nandhya jadi alasan gw
"HIIIIIIIIHHH, gw kira lo nunggu di gerbang teknik. Yaudah gw kesana"

yes yes! dia sebel.
Berjalanlah dia ke tempat Ami meninggalkan motornya di gerbang teknik. Sampai ditempat Ami, sempet ngobrol sebentar. Tapi tiba-tiba Ami mulai ngomong ngelantur.
"Iiiihh, mbak aku mau beli dompet yang kemaren ah"
Otak iseng gw berpikir cepat
"Oooh, yang itu? iya mi bagus lho. Kemaren kenapa gak sekalian ambil?"
"Kan udah beli jaket. Kacamata sama aksesorisnya juga bagus tau mbak"

Pendengar setia langsung bermuka BT
"Ini jadi makan gak? Katanya udah kelaperan"
"JADIIII"
"Mau makan apa?"
"Gw mau makan baso urat"
"Ah, jangan mi, bakso telor aja"
"Aku lagi pengen urat mbak"
"Terus itu adanya dimana?"
"Gak tau. Makanya carin dong"
"Cepetan dah. Itu motor gw ditinggal di gerbang teknik"
"Yaudah sana diambil"

Begitu dia pergi buat muter ke tempat Ami, gedebag gedebug lah kita nyiapin kejutannya. Kue kudu dikasih lilin biar Afdol.

.

Pas dia sampe, lagi sibuk-sibuknya buka sepatu, datanglah kita bawa kue dengan lilin yang sudah terpasang 19 buah. Make a wish dan potong kue. Uhuuuy, pasti terharu banget dah rasanya.






Udah dikasih itu, kita tawarkan hadiah lagi dan dengan PD nya dia bilang,
"Oooohh, jangan-jangan kalian kemaren mau kasih ini yah"

Makin seru lagi dengan kejutan kedua yang sungguh absurd!



Wujudnya kotak, tanpa pembungkus. Dikasih bak acara bakti sosial :p



Dikorek-korek, diaduk-aduk dengan rasa takut. Sungguh itu diluar dugaan kita karena dia bener-bener takut. Akhirnyaaa.....



Ketemu deh kartu ucapan. Namuuuunnn, masih ada doorprize. Diaduk terus yaaaa. Sumpah ngeliat dia ngaduk-ngaduk kocak banget. Ketakutan gitu. Masa dia kira kita kasih ular!
Hebat bangetlah kita, 2 orang perempuan, membeli ular untuk hadiah ulanng tahun.
ckckck . . . . .


Setelah diaduk dengan rasa penasaran, ketemulah hadiah utamanyaaa
Alhamdulillah yah
Sayangnya, gak keliatan di foto
Saking bahagianya, dipeluklah kita satu-satu terus ngeluarin isi tas yang lagi dia pake dan dia ganti pake tas yang baru. Sukur dah seneng. Gak sia-sia ya mi kita puyeng milih kado.

Berhubung kita udah lapar, akhirnya makan bakso biasa (bukan urat, bukan juga telur). Nah, jangan lupa yah kardus hadiahnya dibawa






Sekedar info: sepertinya tas ini akan menjadi favoritnya untuk beberapa waktu kedepan sampai tas itu dirasa sudah rusak dan terdapat jahitan untuk menambal yang rusak.












Comments

Popular posts from this blog

Lampung, Way Kambas, dan Cerita Tentang Gajah

Hari kedua di Lampung. Kami sudah janjian dengan pak Tino untuk dijemput pukul 08:00 dan langsung menuju Way Kambas. Sekitar pukul 08:30, setelah sarapan di penginapan, kami langsung checkout dan berangkat ke Way Kambas. Perjalanan yang di tempuh cukup atau mungkin sangat jauh. Kurang lebih 110 km dari Bandar Lampung atau sekitar 2-3 jam perjalanan. Sepanjang perjalanan, jalan tak selalu mulus. Ya sebelum berangkat ke Lampung, saya membaca beberapa tulisan yang menyayangkan kondisi jalan menuju tempat wisata di Lampung. Padahal potensi wisata di Lampung cukup banyak. ketemu gajah dan mahout saat menuju TNWK Sekitar pukul 11:00, kami sampai di gerbang masuk. Kami harus membayar Rp30.000 untuk tiket masuk berdua (driver sering kali tidak dikenakan tiket masuk tempat pariwisata, kecuali mobil tetap bayar). Memasuki Taman Nasional Way Kambas, ditengah perjalanan kami melihat sekumpulan monyet di pinggir jalan. Sepertinya merek berharap pengunjung yang lewat memberinya makanan. ...

#TentangBrunei: Belanja Oleh-oleh di Brunei

Assalamu'alaikum, Bagian tersulit dari perjalanan kali ini adalah cari oleh-oleh. Sebenarnya aku sudah memulai mengurangi belanja oleh-oleh untuk orang lain, pengecualian ke teman dekat dan tim kerja yang kelimpahan pekerjaanku saat aku cuti. Kalau untuk diri sendiri aku masih suka beli. Minimal, magnet kulkas atau tumbler  Starbucks geographic series. Tapi karena salah satu temanku ini sangat suka membeli oleh-oleh, jadi kami harus banget beli oleh-oleh. Bagi (kebanyakan) orang Indonesia, memberikan oleh-oleh untuk orang-orang terdekat setelah melakukan perjalanan atau liburan menjadi semacam kewajiban. Selama di Brunei cukup bingung mencari toko yang menjual souvenir dengan ciri khas Brunei. Bahkan mencoba googling pun, menurutku hasilnya kurang memuaskan. Setelah bertanya ke pemilik apartemen, kami diarahkan ke toko Happy Star Brunei Souvenir Shop yang berada di daerah Gadong. Di sini kalian bisa menemukan gantungan kunci, magnet hiasan kulkas, hiasan meja dari akrili...

kejadian bodoh ryan

hari ini dy bego banget :P dengan bodohnya dia melupakan listrik di waterheater . dia tinggal dari pagi, sampai sore (sekitar jam setengah enam). sampai di kosan, ada bau-bau aneh menyeruak dikamarnya. lalu, ditemukannya kepingan aneh, yang tak lain dan tak bukan adalah sisa dari waterheater -nya. ternyata benda tersebut telah meleleh tak tersisa. yang menjadi korban dari tragedi tersebut adalah kabel charger hp dan laptop. SELAMAT YAAA RYAN. saat bertemu dengannya, mukanya linglung. cara berjalannya jadi mirip banci. ckckck. tadi, baru saja dia membeli charger baru dan melihat-lihat charger laptop. semoga saja ini menjadi pelajaran yang sangat sangat sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatttttttttttttt berharga bagi dirinya.