Skip to main content

Kamar Anak Jakarta = Penuh Barang + Berantakan

Itulah formula yang baru saja saya dapatkan berdasarkan fakta dan saksi mata. Hal ini di ungkapkan oleh mbak kos gw yang kebetulan datang ke kamar gw dengan maksud meminta kertas folio bergaris.

Pada awalnya, dia terkesima melihat printer gw yg bisa buat print, scan, dan fotokopi. Canggih bukan? Hahahaha
Lalu dia malah memberi inspirasi untuk membuka usaha fotokopi dan scan. Boleh juga mbak idemu. Sudah aku tampung dan pertimbangkan. Hihi
Selanjutnya, si mbak kos tertakjub-takjub melhat barang-barang yang gw miliki. Pasalnya, banyak juga barang yang dia pengen, tapi gak kebeli. Bayangkan saja, masa dia beli lemar baju dari Jakarta?? ooh . . . udah gitu katanya, baju-baju dia udah gak muat masuk lemari. Waduuh ! Gw langsung membayangkan seberapa banyakkah baju yang ia miliki. Perasaan, baju gw aja lumayan banyak. Ternyata, ada saingan. Akhir cerita, si mbak kos komen kalo kamar gw sama aja kayak kamar mbak Ditha, anak kos dari Jakarta juga angkatan 08, BERANTAKAN !
Aih aih sedihnya dikatakan seperti ituuu

Berikut ini adalah cuplikan foto yang dapat diambil saat kamar berantakan, tapi menurut gw ini udah cukup rapi. Tadinya berantakan parah gitu lhoo








Comments

Popular posts from this blog

Lampung, Way Kambas, dan Cerita Tentang Gajah

Hari kedua di Lampung. Kami sudah janjian dengan pak Tino untuk dijemput pukul 08:00 dan langsung menuju Way Kambas. Sekitar pukul 08:30, setelah sarapan di penginapan, kami langsung checkout dan berangkat ke Way Kambas. Perjalanan yang di tempuh cukup atau mungkin sangat jauh. Kurang lebih 110 km dari Bandar Lampung atau sekitar 2-3 jam perjalanan. Sepanjang perjalanan, jalan tak selalu mulus. Ya sebelum berangkat ke Lampung, saya membaca beberapa tulisan yang menyayangkan kondisi jalan menuju tempat wisata di Lampung. Padahal potensi wisata di Lampung cukup banyak. ketemu gajah dan mahout saat menuju TNWK Sekitar pukul 11:00, kami sampai di gerbang masuk. Kami harus membayar Rp30.000 untuk tiket masuk berdua (driver sering kali tidak dikenakan tiket masuk tempat pariwisata, kecuali mobil tetap bayar). Memasuki Taman Nasional Way Kambas, ditengah perjalanan kami melihat sekumpulan monyet di pinggir jalan. Sepertinya merek berharap pengunjung yang lewat memberinya makanan. ...

#TentangBrunei: Belanja Oleh-oleh di Brunei

Assalamu'alaikum, Bagian tersulit dari perjalanan kali ini adalah cari oleh-oleh. Sebenarnya aku sudah memulai mengurangi belanja oleh-oleh untuk orang lain, pengecualian ke teman dekat dan tim kerja yang kelimpahan pekerjaanku saat aku cuti. Kalau untuk diri sendiri aku masih suka beli. Minimal, magnet kulkas atau tumbler  Starbucks geographic series. Tapi karena salah satu temanku ini sangat suka membeli oleh-oleh, jadi kami harus banget beli oleh-oleh. Bagi (kebanyakan) orang Indonesia, memberikan oleh-oleh untuk orang-orang terdekat setelah melakukan perjalanan atau liburan menjadi semacam kewajiban. Selama di Brunei cukup bingung mencari toko yang menjual souvenir dengan ciri khas Brunei. Bahkan mencoba googling pun, menurutku hasilnya kurang memuaskan. Setelah bertanya ke pemilik apartemen, kami diarahkan ke toko Happy Star Brunei Souvenir Shop yang berada di daerah Gadong. Di sini kalian bisa menemukan gantungan kunci, magnet hiasan kulkas, hiasan meja dari akrili...

kejadian bodoh ryan

hari ini dy bego banget :P dengan bodohnya dia melupakan listrik di waterheater . dia tinggal dari pagi, sampai sore (sekitar jam setengah enam). sampai di kosan, ada bau-bau aneh menyeruak dikamarnya. lalu, ditemukannya kepingan aneh, yang tak lain dan tak bukan adalah sisa dari waterheater -nya. ternyata benda tersebut telah meleleh tak tersisa. yang menjadi korban dari tragedi tersebut adalah kabel charger hp dan laptop. SELAMAT YAAA RYAN. saat bertemu dengannya, mukanya linglung. cara berjalannya jadi mirip banci. ckckck. tadi, baru saja dia membeli charger baru dan melihat-lihat charger laptop. semoga saja ini menjadi pelajaran yang sangat sangat sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatttttttttttttt berharga bagi dirinya.